Faculty Development Program 2026: Membangun Pendidik Unggul untuk Masa Depan Pendidikan Kebidanan
03 Aug 2026

Pendidikan kebidanan yang bermutu berawal dari pendidik yang kompeten. Berangkat dari semangat tersebut, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyelenggarakan Faculty Development Program (FDP) pada 27 Juli–1 Agustus 2026 di Auditorium Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi IMPACT (Canada–Indonesia Partnership for Advancing Competency-Based Midwifery Education) yang didukung oleh United Nations Population Fund (UNFPA) melalui kemitraan internasional bersama Global Affairs Canada untuk memperkuat pendidikan kebidanan berbasis kompetensi di Indonesia.
Pelatihan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 20 dosen dan 10 Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP). Selama enam hari, peserta mengikuti pembelajaran melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi, microteaching, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Pendekatan yang partisipatif ini mendorong peserta untuk berbagi pengalaman sekaligus mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada mahasiswa.
Materi pelatihan berfokus pada penguatan kompetensi pendidik dalam menerapkan Outcome-Based Education (OBE). Peserta mempelajari kebijakan pendidikan kesehatan, Interprofessional Education (IPE), Student-Centered Learning (SCL), strategi pembelajaran klinik, serta penyusunan modul dan asesmen yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas maupun lahan praktik. Seluruh materi disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman sehingga dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran.
Salah satu keunggulan FDP adalah penerapan pendekatan experiential learning, yang memberi kesempatan kepada peserta untuk belajar melalui praktik, diskusi kasus, dan simulasi pembelajaran. Melalui pengalaman tersebut, peserta didorong mengembangkan pembelajaran yang inovatif, memanfaatkan teknologi, serta mengintegrasikan aspek keselamatan pasien, kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, dan isu perubahan iklim ke dalam proses pendidikan kebidanan.
Lebih dari sekadar pelatihan, FDP menjadi wadah kolaborasi bagi dosen dan PLP untuk berbagi praktik baik serta menyusun rencana implementasi di institusi. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan menghasilkan lulusan bidan yang profesional, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang bermutu. Dukungan UNFPA melalui proyek IMPACT menjadi bukti pentingnya kolaborasi internasional dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan kebidanan di Indonesia.
