Infrastruktur

KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA

Ketersediaan  prasarana di masing-masing program studi di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sudah sangat memadai, baik kualitas maupun kuantitas. Keadaan prasarana/ruang  penunjang PBM terutama prasarana praktikum yang berupa berbagai jenis  laboratorium, ruang paratek, ruang diskusi  selalu dipantaua oleh Ketua Sub Unit Lab dan Kaprodi sehingga tidak terjadi hambatan kegiatan praktik di lab dan diskusi.  Semua  prasarana di masing-masing program studi sudah sangat mencukupi  untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan kompetensi masing-masing program studi.

A. Jenis prasarana yang  di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta berupa:

1) gedung kantor,

2) ruang kuliah,

3) laboratorium,

4) ruang pertemuan,

5) serta prasarana olahraga,

6) tempat parkir . Prasarana yang berupa lahan dimiliki Jurusan Kebidanan sangat luas dan  memadai (di atas standar minimum).

B. Bangunan kantor Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sangat memenuhi persyaratan keselamatan berikut:

1) Memiliki konstruksi yang stabil dan kukuh sampai dengan kondisi pembebanan maksimum dalam mendukung beban muatan hidup dan beban muatan mati, serta untuk daerah/zona tertentu kemampuan untuk menahan gempa dan kekuatan alam lainnya, semuanya sesuai dengan standar yang berlaku,

2) Bangunan telah dilengkapi sistem proteksi pasif dan/atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran, petir, dan pencurian,

3) Bangunan telah dilengkapi peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar darurat dengan lebar minimum 1,2 meter, dan jalur evakuasi jika terjadi bencana kebakaran dan/atau bencana lainnya,

4) Bangunan telah dilengkapi dilengkapi akses evakuasi yang dapat dicapai dengan mudah dan dilengkapi penunjuk arah yang jelas.

C. Bangunan Jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta telah  memenuhi persyaratan kesehatan berikut:

1) Mempunyai fasilitas  pencahayaan sesuai standar,

2) Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan gedung meliputi saluran air bersih, saluran air kotor, sumber air bersih, instalasi pengolahan limbah, tempat sampah, dan saluran air hujan,

3) Menggunakan bahan bangunan yang aman bagi kesehatan pengguna bangunan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan,

4)  Menyediakan instalasi pengolahan limbah khusus sesuai kebutuhan dan persyaratan program studi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

D. Prasarana Penunjang yang ada:

1) tempat beribadah,

2) ruang konseling,

3) ruang kesehatan,

4) jamban/kamar mandi,

5) gudang,

6) kantin,

8) tempat parkir

9) asrama mahaiswa